Tuesday, December 22, 2009

Runtuhnya Bangunan Di Samping Metro Tanah Abang

Jakarta (24/12) - Kejadian runtuhnya bangunan ini sekitar pukul 10.10 WIB. Bangunan yang runtuh ini merupakan bangunan yang sedang direnovasi dan akan digunakan untuk toilet.

Akibat dari kejadian ini sekitar lebih dari 5 kantong jenazah sudah diboyong, 4 sudah dirawat di RS Tarakan dan 2 dirawat di RS Ketoharjo, dan 1 dipastikan selamat. Diduga, masih banyak korban/pekerja yang terkurung di bawah bangunan yang runtuh. Dilaporkan sudah 7 orang menjadi korban akibat runtuhnya bangunan.

Hingga saat ini sudah diturunkan peralatan berat untuk evakuasi. Namun, peralatan ini belum bisa dioperasikan, karena kendala sulitnya akibat puing-puing rerentuhan.

Hingga saat ini, Petugas masih fokus di titik terdepan plg parah, memotong besi 3 m.

Bangunan yang berdempetan, juga masih dikhawatawatirkan akan runtuh, karena bangunan tersebut sudah oleng.

Ditulis Oleh : Misriadi Mahdi
Read more...

Saturday, December 19, 2009

Hasil KTT Konpenhagen Telah Diterima Menjadi Bagian yang Utuh

Dubai (18/12)- Presiden melakukan konfrensi pers langsung dari Dubai terkait masalah hasil KTT di Konpenhagen. Di sela-sela transit di Dubai menuju Tanah Air, SBY melakukan konfrensi pers terkait untuk menanggapi sejauh mana state yang telah dilakukan.

State baru diberikan ketika kofrensi sudah berakhir. Ini dengan tujuan, agar ada kejelasan tentang apa yang dihasilkan di KTT Kompenhagen, sesuai yang dikatakan SBY sebelumnya.

SBY mendapat laporan dari Mentri Luar negeri dan Ketua Delegasi Indonesia, menyebutkan bahwa; KTT Kompenhagen yang dilakukan 2 hari 2 malam yang dipersiapkan dengan melibatkan sejumlah kepala negara, mentri, maupun gubernur, sudah bisa disebutkan "telah diterima" dengan menjadikan bagian yang utuh.

SBY juga menyebutkan, yang mengembirakan bagi Indonesia, dalam point-point yang dibuat tidak ada yang terbuang, semua dimasukkan dan saling melengkapi.

Sebelumnya, rapat ini sebenarnya boleh dikatakan gagal, karena banyaknya hambatan-hambatan yang terjadi.
Hal inilah yang mendasari, muncul inisiatif sejumlah negara. Hambatan yang terjadi harus dibawa ke jalur resmi dan harus berada pada track yang formal.

Sehingga, di tahun 2010 nanti apa yang ingin dicapai dapat ditegakkan. KTT Konpenhagen harus membawa hasil, walau belum terlalu puas akan hasilnya.

Dalam penerapanya nanti, diharapkan adanya dana yang konkrit bagi Indonesia.Selain itu ,semua negara harus bisa melakukan dengan baik untuk semua keadaan, tak terkecuali negara maju ataupun negara berkembang. Semua harus dimonitoring, apakah dana itu digunakan dengan tepat atau tidak, ataupun apakah negara itu sudah menerapkan aturan itu secara konkrit, perlu dilakukan monitor.

Hingga, SBY melakukan konfrensi pers, walaupun sudah boleh dikatakan "telah diterima "masih dilakukan nego-nego kecil oleh para delegasi untuk menggali dan penyesuaian hal terkait kesepakatan yang telah diterima tersebut.

KTT Konferhagen bukan saja mementingkan hasil konfrensinya, namun juga untuk menyelamatkan negeri ini.

Mengenai tindak lanjut dari hasil KTT ini, ada 3 hal yang menjadi fokusan utama:
1. Tindak lanjut hasil Konfrensi ini, bisa lebih gamblang dan bisa menyiapkan kerangka yang lebih jelas untuk tahun 2011 nanti.
2. Mulai tahun 2010 nanti, Indonesia akan aktif dan akan memberikan yang terbaik.
3. Juga harus dilihat apa dampaknya bagi Indonesia.

Sehingga, Indonesia dapat membangun konsep dan terus melangkah. Dalam Kompenhagen ini, Indonesia juga ikut andil memberi rumusan.

SBY mengatakan ada 3 hal yang mesti diperhatikan secara lebih prioritas. Diantaranya adalah; kebijakan, teknologi yang dipakai, dan prilaku masyarakat.

Sehingga gubernur nantinya, harus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan gerakan hasil konfrensi nanti dijadikan sebagai "Gerakan Nasional".

Ditulis Oleh : Misriadi Mahdi
Read more...

KTT Konpenhagen disetujui seluruh Dunia

Dubai (18/12)- Presiden melakukan konfrensi pers langsung dari Dubai terkait masalah hasil KTT di Konpergaen.

KTT Konpenhagen sudah disetujui seluruh Dunia. Hal ini munculnya inisiatif sejumlah negara non pro pada KTT tersebut, agar KTT Konpenhagen harus membawa hasil, walau belum puas akan hasilnya.

Pada KTT ini sebelumnya terjadi penolakan oleh sejumlah negara mengenai kata sepakat. Namun diakhir-akhir rapat, sejumlah delegasi negara terus melakukan nego-nego kecil, sehingga munculnya inisiatif untuk menerima kesepakatan yang telah dibuat, agar KTT ini tidak dikategorikan gagal.

Yang mengembirakan bagi Indonesia. Dalam point-point yang dibuat tidak ada yang terbuang dan dimasukkan.

SBY mengatakan ada 3 hal yang mesti diperhatikan lebih prioritas. Diantaranya adalah; kebijakan, teknologi yang dipakai, dan prilaku masyarakat.

Sehingga gubernur harus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan gerakan hasil konfrensi nanti dijadikan sebagai "Gerrakan Nasional".

Ditulis Oleh : Misriadi Mahdi
Read more...

Friday, December 18, 2009

KTT Compenhargen Sulit Kata Sepakat, Karena Masalah Negara Maju

Compenhargen Internasional (Jumat, 18/12) - Negara-negara maju (China dan AS) sangat sulit untuk mencapai kata sepakat dalam pertemuan KTT di Compenhargen, Denmark. Hal ini, para negara maju menginginkan pendekatan pengurangan emisi berdasarkan kemampuan, kesanggupan dan kesiapan masing-masing negara sendiri. Hal inilah yang menjadi sulitnya mencapai titik temu.

Alasan negara maju untuk membuat usulan pendekatan tersebut adalah " karena ekonominya sangat sulit untuk mengurangi hal emisi ". Selain itu, negara-negara maju sebelumnya tidak bisa memenuhi pengurangan emisi sesuai kesepakatan yang sudah ditetapkan. Sehingga, target-target sebelumnya menumpuk dan harus menambah target-target dengan peraturan berikutnya, inilah yang menjadi sulit negara-negara maju untuk memenuhi kata sepakat di KTT Compenhargen.

Memang, jika diserahkan pada negara maju sangat sulit mencapai kata sepakat. Karena negara-negara maju biasanya sangat banyak memiliki Industri yang menyebakab semakin tinggi pula emisi yang terjadi. Jadi, sangat sulit untuk dapat menurunkan suhu bumi di bawah 2 derajat celsius.

Alasan lain negara maju mengusulkan untuk membuat keputusan berdasarkan pendekatannya adalah " karena ekonominya sangat sulit untuk mengurangi hal emisi tersebut". Negara maju sangat bergantung pada Industri untuk memenuhi pertumbuhan ekonominya.

Sebaliknya, negara-negara maju berjanji akan membiayai negara-negara miskin dan berkembang (Indonesia) terkait untuk pengurangan emisi.

Kekhawatiran yang terbenak, negara maju terus melakukan pembangunan ekonomi dan menumbuhkan berbagai Industri. Senantiasa negara berkembang (Indonesia) tidak bisa menumbuhkan ekonominya di bidang Industri, karena tertekan dengan peraturan emisi.

Semoga, dengan diputuskannya kesepakatan KTT nanti, diharapkan semua mampu menerapkan kesepakatan bersama itu secara intentif sesuai komitmen rapat. Jangan Indonesia saja yang menuruti kesepakatan itu, tapi semua negara!!!.

Ditulis Oleh : Misriadi Mahdi

Read more...

Budiono dan Sri mulyani tidak perlu non aktif

Compenhargen (Jumat, 18/12) - Pada malam ini SBY menanggapi issu mengenai perlu atau tidaknya penonaktifan Srimulyani dan Budiono langsung dari compenhargen.

SBY mengatakan, bahwa Wakil Presiden Budiono dan Menkeu Srimulyani tidak perlu non aktif, selagi masih bisa memenuhi pemanggilan Pansus tersebut.

Sebelum melakukan konnfrensi pers, SBY juga terlebih dahulu meminta perndapat kedua orang tersebut terkait ” apakah mereka menyanggupi dan tetap bisa melakukan tugasnya secara kooporatif. Keduanya mengatakan, menyannggupi untuk menjalankan kedua-duanya dan sanggup memenuhi pemanggilan Angeket Pansus Century.

Istilah non aktif atau pemberhentian sementara itu sama saja melanggar Undang-undang, karena di dalam undang-undang hanya mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan. Dalam UU no 39 tentang Kementrian Negara, seorang baru dapat diberhentikan jika dalam status terdakwa, sebaliknya kedua terkait tidaklah dalam artian tersebut, dalam penggunaan hak angket.

SBY mengatakan Budiono dan Srimulyani tidak perlu non-aktif, selagi bisa menjalankan tugas keduanya dengan baik. Hal ini mendasar, karena kegitan Negara tidak boleh terganggu. Kegiatan 100 hari harus berjalan jika tidak, berarti dapat mengganggu kepentingan rakyat.

Demi tegaknya institusi dan bernegara, sehingga tidak mau ada hal-hal yang dapat merusak tatanan bernegara.Semua itu harus diterapkan berdasarkan rule yang ditetapkan jika memang mau menerapkan kematangan dalam berdemokrasi.

SBY berharap, Pansus harus bisa objektif, rasional dan dapat menjalankan tugasnya. Semua itu, hendaknya Pansus harus bisa bersikap proporsional dan akuntabel dan semua harus bisa dipertanggungjawabkan.

Budi dan Sri mulyani tidak perlu non aktif, selagi bisa menjalankan tugasnya. Agar Negara ini bisa menuju masa depan yang lebih baik.

Ditulis Oleh : Misriadi Mahdi



Read more...

Indonesia Gagal Target Emas

Laos Internasional - (Jumat,18/12) Andi Malarangeng, Menteri Olahraga mengatakan " Indonesia prediksi emas sekitar 60-an emas dan masuk jejeran 3 besar dalam Sea Games di Laos. Namun, Indonesia hanya mampu meraih 43 emas, walaupun berhasil menduduki target 3 besar.

Indonesia dulunya selalu menjadi negara yang ditakuti di Sea Games. Karena keberhasilan Indonesia selalu memboyong medali emas yang memuaskan. Namun, keterpurukan Indonesia berawal sejak Sea Games yang diadakan di Filipina. Ketika itu, Indonesia hanya mampu menduduki jejeran 5 besar.

Andi juga menambahkan, Indonesia harus mampu menjadi juara umum sekaligus menjadi target pada kesempatan tuan rumah di 2011 nanti.

Oleh karena itu, KONI akan terus berada paling depan untuk memberi dukungan dan perhatian terhadap atlet-atlet Indonesia.

Ditulis Oleh : Misriadi Mahdi
Read more...

PUSTAKA KITA

> MISRIADI BLOG
> OKEZONE
> GAME ONLINE FULLY
> DETIK
> BLOG TARGET
> VIVA NEWS
> DESIGN BLOG
> BIRU BLOG
> LOGO BLOG
> BLOG BASIS BAHASA
> HTML BLOG
> SENIOR BLOG PANUTAN
free counters



website design